Perawatan Tubuh

10 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

Keberadaan ASI selalu disandingkan dengan susu formula. ASI bersifat alami dari bunda, sedangkan susu formula bersifat kimiawi untuk cara memperbanyak asi secara alami. Meski begitu, seringkli bunda memilih memberikan susu formula karena alasan tertentu. Bagi si kecil, air susu ibu adalah nutrisi penting yang memiliki manfaat yang luar biasa. Air Susu Ibu berperan aktif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil sehingga membuatnya mampu melawan penyakit baik itu yang disebabkan oleh bakteri maupun oleh virus.

Selain itu, manfaat lain berhubungan dengan kecerdasan. Riset membuktikan bahwa ASI ekslusif mengandung asam lemak yang berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan si kecil sehingga lebih tanggap terhadap stimulus yang diberikan. Berkaitan dengan berat badan, ASI eksklusif baik untuk menjaga berat badan ideal sebab di dalam ASI terkandung insulin yang lebih sedikit jika dibandingkan pada susu formula.

Dan, insulin inilah yang memicu pembentukan lemak secara berlebihan. Tentunya, masih banyak lagi manfaat AS yang akan didapatkan baik oleh si kecil maupun oleh orang tua. Kendalanya adalah, tidak semua ibu yang sedang menyusui memiliki ASI yang lancar.

Namun bukan berarti kondisi ini adalah harga mati yang tidak bisa diusahakan dengan cara memperbanyak ASIsecara alami. Kenapa memilih cara yang alami? sebab dampak dari bahan-bahan alami atau tindakan yang manual minim risiko dan aman bagi kesehatan tubuh. Bagaimana caranya?

1. Minum air putih yang banyak

Cara memperbanyak ASI yang mudah, ekonomis, dan tidak menyakitkan adalah dengan memperbanyak konsumsi air putih setiap hari. Air putih adalah solusi bagi semua masalah kesehatan termasuk untuk meningkatkan produktivitas ASI untuk si kecil.

Tidak sedikit bunda yang melupakan faktor penting ini karena memang dirasa sepele. Namun riset menyatakan bahwa para ibu menyusui yang banyak mengonsumsi air putih memiliki ASI yang kental, kualitasnya bagus, lancar, dan melimpah. Agar lebih melimpah hasilnya, sempurnakan dengan sesekali konsumsi jus buah dan sayuran.

2. Sering menyusui

Meningkatkan frekuensi menyusui. Ya, payudara seorang ibu adalah rumah produksi ASI yang perlu dirangsang secara terus-menerus untuk produksi. Tidak perlu memberikan jadwal yang strict terkait jam menyusui untuk para ibu.

Umumnya, bayi akan merengek minta disusui setiap 2 sampai 3 jam sekali. Jika si kecil sudah menangis, tandanya adalah dia sedang lapar atau dia sedang ingin tidur. Jika diperkirakan sudah 2 sampai 3 jam, Anda bisa menyusui si kecil untuk memberikan konsumsi ASI yang cukup. Intensitas memberikan ASI begitu intens saat si kecil berusia antara 1 sampai 6 bulan.

3. Bergantian payudara

Menyusui bayi sesering mungkin akan memberikan kecukupan nutrisi alami yang diperlukan oleh si kecil. Susui bayi sampai payudara terasa kosong lalu gantilah payudara yang lain yang masih penuh. Ini akan merangsang kedua payudara produktif dalam menyusui. Tidak hanya satu saja, tetapi keduanya. Biasakan si kecil sejak dini untuk beradaptasi dengan ini.

4. Lakukan Pemijatan secara Rutin

Lakukan pemijatan pada payudara secara rutin. Cara memperbanyak ASI ini coba Anda lakukan dengan cara sebagai berikut:

– Bersihkan payudara secara berkala setiap hari

– Siapkan air hangat lalu celupkan handuk ke dalamnya.

– Gunakan handuk tersebut untuk menghangatkan payudara agar aliran darah terasa lancar. Lakukan selama 2 menit secara berulang-ulang sampai 5 kali.

– Selanjutnya, pijatlah bagian putting dari atas ke bawah, dan dari arah kanan ke kiri sekurang-kurangnya sebanyak 6 kali.

– Terakhir, pijatlah payudara secara melingkar sebanyak 6 kali mengikuti bentuk payudaranya. Dan, pijat melingkar menuju puting sebanyak 4 kali.

– Lakukan pada kedua payudara. Untuk menghindari payudara yang kering, usahakan untuk tidak menyabunnya.

5. Cara Menyusui yang Benar

Cara menyusui yang benar tidak lepas dari posisi bayi yang tepat saat menyusui. Parameternya adalah, mulut dan dagu bayi menempel pada buah dada ibu. Posisi ini akan membantu si kecil untuk menyusu lebih nyaman dan dalam kapasitas yang banyak. Puting secara keseluruhan akan tertutup dengan mulut bayi. Menghisap puting dengan cara ini akan lebih kuat dan hasilnya untuk si kecil pun akan lebih maksimal.

6. Jangan Gunakan Dot

Cara memperbanyak ASI secara alami adalah dengan menghindarkan si kecil untuk mengonsumsi ASI secara dengan menjauhkan si kecil untuk ingin menyusu dengan cara yang lain. Faktanya, menyusu dengan dot jauh lebih mudah dan lebih santai. Sebisa mungkin, kondisikan si kecil untuk hanya menyusu payudara ibu.

Latih terus sampai bayi benar-benar terbiasa. Bagi para ibu yang sedang menyusui, usahakan untuk memompa payudara selama 15 menit lamanya. Jika Anda adalah wanita karir, lakukan pemompaan untuk merangsang keluarnya ASI selama paling tidak 3 jam sekali.

7. Konsumsi Makanan yang Tepat

Konsumsi makanan penunjang produksi ASI yang tepat adalah cara untuk mempercepat produksi ASI yang sekaligus menjaga kesehatan ibu. Beberapa nutrisi yang merangsang produksi ASI adalah protein, lemak, karbohidrat, dan mineral yang akan membantu mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil. Jangan lupa tambah dengan konumsi daun papaya dan daun petuk yang terbukti meningkatkan produksi ASI.

8. Suplemen Penambah ASI

Suplemen penambah ASI saat ini banyak tersedia bagi ibu menyusui yang sedang mengalami masalah dengan produktivitas ASI-nya . Sebut saja suplemen herbal, lancar asi, dan lain sebagainya. Sebelum memilih suplemen yang tepat, cobalah untuk konsultasikan ke pihak medis untuk keamanannya.

9. Kendalikan Stres

Stres adalah kondisi psikis yang tampaknya secara fisik sehat namun secara psikis terbebani. Stres karena terlalu banyak pikiran berdampak pada produktivitas ASI. Stress bisa jadi berasal dari diri pribadi bunda atau dari keluarga. Sebisa mungkin kendalikan stress, be happy, rileks, dan nikmati hari-hari Anda dengan senyuman agar tidak mudah stress dan produktivitas ASI pun tetap terjaga.

10. Hindari kopi, rokok, alcohol

Apakah bunda suka minum kopi? Sesekali merokok dan menenggak alcohol? Jika iya, berikan suplemen ASI terbaik kepada si kecil dengan cara menghilangkan ketiga kebiasaan buruk diatas mulai saat ini juga. Sudah bukan rahasia lagi bahwa tiga obyek diatas adalah hal yang harus dihindari agar kualitas ASI tetap terjamin.

Nutrisi bagus yang Anda konsumsi akan diterima oleh si kecil sebagai alasan kenapa bayi Anda tumbuh sehat. Sebaliknya, jika nutrisi yang diterima adalah buruk, sakit pada bayi bisa jadi dikarenakan kebiasaan bunda yang mengonsumsi nutrisi yang kurang baik.

Cara memperbanyak ASI secara alami diatas bisa Anda coba sekarang juga agar produktivitas ASI meningkat. Seperti yang kita ketahui, ASI adalah suplemen penting yang wajib dikonsumsi oleh si kecil untuk kemaksimalan tumbuh kembangnya. Berikan ASI yang tidak hanya cukup tetapi juga berkualitas untuk kebutuhan nutrisi si kecil.

Continue Reading