Perawatan Kulit

6 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

October 23, 2017

Hubungan seks merupakan salah satu faktor yang penting dalam mendukung keharmonisan Anda dan pasangan. Berkeluarga atau berumah tangga memang bukan melulu mengenai hubungan seks, namun tidak dipungkiri seks merupakan kebutuhan biologis yang wajib untuk dipenuhi.

Memiliki hubungan seks yang berkualitas akan membuat Anda dan pasangan menjadi semakin harmonis. Namun tidak semua pasangan bisa memiliki hubungan seks yang bekualitas. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah ejakulasi dini.

Ejakulasi dini merupakan sebuah keadaan dimana pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat ketika berhubungan seks. Dalam kondisi ini pria tidak bisa menahan ejakulasi, sehingga baru semenit penetrasi dia akan langsung mengalami ejakulasi. Semua pria pasti pernah mengalami ejakulasi dini.

Namun jika ejakulasi dini hampir terjadi disetiap hubungan seks yang Anda lakukan, atau kira-kira sebanyak 50% dari jumlah hubungan seks yang pernah dilakukan maka disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Tidak ada perkiraan waktu pasti yang diperlukan setiap pasangan untuk mencapai kepuasaan dalam berhubungan seksual. Sebuah penelitian mengatakan bahwa waktu yang dibutuhkan pria untuk mencapai kepuasan adalah sekitar 5 menit setelah penetrasi dan ejakulasi.

Mengenali penyebab ejakulasi dini
Ejakulasi dini dibagi menjadi dua yaitu ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Ejakulasi dini primer adalah ejakulasi yang dialami seorang pria sejak ia pertama kali melakukan hubungan seks. Dengan kata lain ejakulasi dini primer dialami oleh pria tersebut tiap kali ia melakukan hubungan seksual.

Sedangkan ejakulasi dini sekunder adalah ejakulasi dini yang baru saja dialami seorang pria. Pria tersebut sebelumnya memiliki riwayat ejakulasi normal namun belakangan mengalami gangguan berupa ejakulasi dini. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan ejakulasi dini, diantara beberapa faktor tersebut diantaranya sebagai berikut :

1. Faktor genetik
Faktor ini sebenarnya jarang sekali dialami oleh seorang pria. Faktor genetik merupakan faktor yang menyebabkan seorang pria mengalami ejakulasi dini karena faktor gen atau keterunan. Ketika berhubungan seks semua organ seksual dan sistem saraf bekerja untuk mencapai titik klimaks. Namun faktor gen membuat organ seksual dan sistem saraf bekerja terlalu cepat sehingga mudah mengalami ejakulasi dini.

2. Terlalu bergairah
Terlalu bergairah akan menyebabkan seorang pria tergesa-gesa dalam melakukan hubungan seks. Gairah yang tidak terkontrol dapat menjadi salah satu faktor penyebab ejakulasi dini. Hubungan seks sebaiknya dilakukan dengan pelan dan lembut. Kenikmatan yang didapatkan karena perjuangan yang panjang akan lebih terasa dibandingkan dengan kenikmatan yang didapatkan dengan tergesa-tergesa. Pahamilah bahwa berhubungan seks merupakan salah satu wujud kasih sayang Anda dan pasangan, oleh karena itu jangan tergesa-gesa dalam melakukannya sehingga membuat pasangan Anda menjadi tidak nyaman.

3. Hormon serotinin
Kekurangan hormon serotinin akan menyebabkan seorang pria mudah mengalami ejakulasi dini. Hormon serotinin merupakan hormon yang sangat berpengaruh dalam proses ejakulasi. Semakin tinggi kadar hormon serotinin dalam otak akan membantu menunda terjadinya ejakulasi dini. Beberapa dokter biasanya akan memberikan obat anti depresan atau hipertensi untuk membantu menambahkan kadar hormon serotinin pada pria.

4. Disfungsi ereksi atau impoten
Disfungsi ereksi merupakan sebuah keadaan dimana pria sulit untuk melakukan ereksi saat berhubungan seksual. Pria dengan disfungsi ereksi cenderung akan terburu-buru ketika berhubungan seks. Hal ini dikarenakan jika terlalu lama berhubungan seks dikhawatirkan ereksinya akan menghilang sehingga tidak mencapai kepuasaan.

Mengatasi ejakulasi dini
Semua pria tentunya akan merasa stres dan tertekan jika mengalami ejakulasi dini. Kejantanan seorang pria akan sangat diragukan jika ia sering mengalami ejakulasi dini. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena masih ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini.

1. Melatih pernapasan
Salah satu penyebab terjadinya ejakulasi dini adalah karena pria tidak merasa percaya diri dan cenderung grogi saat berhubungans seks. Oleh karena itu salah satu cara untuk mengatasinya adalah melatih pernapasan.

Tarik napas dalam-dalam dan tahan selama 3 detik lalu hembuskan. Lakukan hal tersebut secara perlahan. Saat anda manahan napas selama 3 detik dan mengeluarkannya secara perlahan melalui mulut, oksigen yang ada di dalam darah akan semakin meningkat sehingga menyebabkan otak lebih mudah melepaskan endorfin. Akibatnya Anda akan merasa lebih tenang dan tidak stres karena suasana damai yang tercipta.

2. Menggunakan minyak kulit kayu manis
Minyak yang terdapat pada kulit kayu manis dipercaya dapat membantu mengurangi kontraksi otot sehingga akan sangat bermanfaat dalam mengatasi ejakulasi dini. Pilih kulit kayu manis yang sudah dalam bentuk krim atau campuran lainnya, lalu balurkan pada seluruh bagian penis kira-kira satu jam sebelum berhubungan intim. Jangan lupa untuk membesihkannya saat akan mulai berhubungan.

3. Onani sebelum berhubungan
Salah satu cara yag cukup ampuh untuk mengatasi ejakulasi dini adalah dengan onani atau matsurbasi sebelum berhubungan seks. Seorang pakar seksolog mengatakan bahwa onani sebelum berhubungan seks akan membantu untuk menunda terjadinya ejakulasi dini.

Pasangan Anda juga bisa membantu dalam hal ini. Misalnya dengan menggunakan tangan atau mulut. Pasangan yang baik tentunya akan mengizinkan Anda onani terlebih dahulu sebelum berhubungan demi kepuasaan bersama.

4. Senam kegel
Anda dapat melakukan senam kegel secara rutin setiap harinya untuk membantu mengatasi gangguan ejakulasi dini. Senam kegel akan membantu untuk memperkuat otot PC atau otot pubococcygeus. Cara melakukan senam kegel adalah dengan mengepalkan otot pada bagian bawah saluran kencing selama 10 detik lalu merenggangkannya. Jika Anda rutin dan konsisten untuk melakukan senam kegel ini maka kondisi ejakulasi dini yang dialami akan sedikit demi sedikit membaik.

5. Memperbanyak frekuensi berhubungan intim
Larry P Gasnal seorang pakar kesehatan internal mengatakan salah satu cara untuk mengatasi ejakulasi dini adalah dengan praktek. Semakin sering Anda praktek maka keterampilan Anda dalam berhubungan seks akan semakin terasah. Sering berhubungan intim juga akan membuat Anda dan pasangan lebih akrab secara psikologis sehingga akan lebih nyaman ketika berhubungan intim.

6. Menggunakan kondom
Sensitivitas penis juga akan sangat mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini. Salah satu cara untuk mengatasi penis yang sensitiv adalah dengan menggunakan kondom. Sebagian orang memang merasa kurang nyaman ketika menggunakan kondom. Namun tidak ada salahnya untuk melakukan hal tersebut demi mengatasi masalah ejakulasi dini.

Pada intinya jika Anda tidak ingin mengalami ejakulasi dini, Anda harus tenang dalam berhubungan seks. Tidak perlu tergesa-gesa atau terburu-buru. Sebagai pria tentunya Anda akan merasa malu pada pasangan jika terus mengalami ejakulasi dini.

Anda juga bisa mengatasi ejakulasi dini dengan menggunakan panax giseng atau cengkeh. Langkah yang terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter agar mengetahui jelas jenis ejakulasi dini yang diderita secara pasti. Lakukanlah berbagai cara untuk mengatasi ejakulasi dini demi memiliki hubungan seks yang berkualitas bersama pasangan.